Utility computing, Web Server, Manajemen servis proses, Integrated network



Nur Andika Ramli
 1725041007
 PTA S1 A




A. Utility Computing

1. Pengertian Utility Computing
   Utility computing adalah sekumpulan sumber daya komputasi, tempat penyimpanan data dan layanan. Layanan ini sama halnya seperti pengukuran pada penggunaan listrik, telepon, dll. yaitu membayar sesuai penggunaan.

2. Karakteristik Sistem Utility Computing
  • On-Demand self service : Layanan utility computing harus dapat dimanfaatkan oleh user dan tersedia ketika dibutuhkan.
  • Broad network access : Layanan utility computing harus bisa diakses dari mana saja dan kapan saja dengan/ketika terhubung internet. 
  • Measured service : Karena layanan utility computing ini dibayar sesuai penggunaan, maka layanan ini harus terukur dengan baik. 

3. Jenis-jenis Utility Computing 
  1. Hardware komputer : Komputer server, CPUs, input devices, kabel jaringan, dll. 
  2. Layanan internet : Web servers dan Browsing software. 
  3. Penggunaan Grid Computing : Sistem grid computing adalah jaringan dari banyak komputer yang menjalankan Middleware. Middleware mendeteksi kemampuan pemrosesan sebuah CPU dan memungkinkan menjalankan software pada beberapa komputer lain. Ini biasanya berguna untuk penggunaan komputasi yang besar. 
  4. Off-site data Storage : Biasa dipanggil Cloud. Terdapat banyak alasan mengapa sebuah perusahaan membutuhkan layanan ini. Memiliki terlalu banyak data atau tidak memiliki ruang penyimpanan fisik yang cukup pada server mereka.  

4. Kelebihan dan Kekurangan Utility Computing 
  a. Kelebihan dari utility computing adalah kenyamanannya ketika digunakan. User tidak perlu membeli semua hardware, software dan lisensi yang diperlukan. Pemeliharaan dan administrasi semuanya dikerjakan oleh penyedia utility computing, sehingga user bisa lebih fokus pada apa yang harus dilakukannya tanpa harus memikirkan hal-hal berbau teknis.

  b.  Kekurangan dari sebuah perusahaan utility adalah masalah kehandalannya. User tidak boleh begitu saja mempercayakan data-data penting pada sebuah perusahaan utility kecil yang belum memiliki reputasi baik dalam menangani data klien, ini untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan seperti kehilangan data akibat server rusak dan lain sebagainya. Utility computing juga biasanya menjadi target para hacker.


B. Web Server
1. Pengertian Web Server
    web server merupakan suatu perangkat lunak atau software yang ada dalam server memiliki fungsi untuk menerima halaman web sebagai permintaan melalui protokol HTTPS/ HTTP atau yang biasa dikenal dengan nama browser.

2. Fungsi dari Web Server
  1. Dapat membersihkan berbagai cache yang terdapat pada penyimpanan serta semua modul yang tidak terpakai lagi.
  2. Dapat melakukan pemeriksaan terhadap sistem keamanan yang berasal dari permintaan HTTP berdasarkan kiriman dari browser.
  3. Menyediakan data berdasarkan permintaan yang masuk agar dapat menjamin sistem keamanan berjalan dengan lancar
3. Cara Kerja dari Layanan Web Server
    Secara sederhana tugas web server ialah menerima permintaan yang berasal dari klien kemudian mengirimkannya kembali dalam bentuk berkas kepada si klien tersebut. Perangkat lunak pada web server terdapat di komputer server dimana merupakan tempat menyimpan data-data website. Disamping itu, komputer server membutuhkan akses internet agar tetap terhubung sehingga dapat diakses oleh klien.
 Cara Kerja Web Server
Ketika klien atau browser melakukan permintaan data kepada web server maka permintaan data tersebut akan dikemas pada TCP kemudian akan dikirimkan ke alamat yang dibutuhkan yaitu HTTP atau HTTPS untuk ditampilkan kembali pada browser. Lain hal nya jika data yang diminta tersebut tidak dapat ditemukan pada web server maka secara otomatis web server akan menolak adanya permintaan tersebut dengan menampilkan notifikasi Page Not Found atau Error 404.

C. Manajemen Servis Proses
1. Pengertian Manajemen Servis Proses
     Merupakan satu bentuk kemampuan untuk membentuk fungsi dan proses untuk memanage layanan melalui satu proses yang berkesinambungan denga mengedepankan strategi, desain, transisi, operasi dan peningkatan yang berkala.

2. Fungsi Manajemen Proses
Fungsi manajemen adalah:
  • a. Planning Merupakan suatu usaha atau upaya untuk merencanakan kegiatan yang akan dilaksanakan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Perencanaan ini biasanya dituangkan dalam bentuk konsep atau suatu program kerja.
  • b. Organizing Kegiatan yang meliputi penetapan struktur, tugas dan kewajiban, fungsi pekerjaan dan hubungan antar fungsi.
  • c. Staffing Termasuk perekrutan karyawan, pemanfaatan, pelatihan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya karyawan tersebut dengan efektif. Tujuan dari staffing adalah untuk mengusahakan tersedianya sumber daya karyawan yang terbaik untuk organisasi tersebut.
  • d. Directing Yaitu fungsi memberikan perintah atau arahan. Selain itu juga termasuk kegiatan kepemimpinan, bimbingan, motivasi, dan pengarahan, sehingga karyawan dapat bekerja dengan lebih efektif.
  • e. Coordinating Yaitu fungsi mengkoordinir seluruh pekerjaan dalam satu totalitas organisasi pekerjaan.
  • f. Reccording and Reporting Mencatat dan melaporkan secara terinci dengan tujuan evaluasi terhadap yang telah diperoleh dan yang masih perlu dikembangkan untuk mencapai tujuan.
  • g. Budgeting Meliputi penyediaan dana ataupun sarana dan prasarana serta penetapan anggaran sebagai strategi untuk pelaksanaan program yang akan berlangsung.
  • h. Evaluating Menilai kinerja karyawan secara keseluruhan dalam menyelesaikan tugas dan kewajibannya untuk mencapai tujuan organisasi.
3. Proses Manajemen
Adapun proses manajemen yaitu : POLC (Planning, Organizing, Leading, Controlling). Dalam hal ini ada dua ide penting dalam definisi:
  • Empat fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian
  • Pencapaian sasaran organisasi dengan cara yang efektif dan efisien. 
 D. Integrated Network 
 1. Pengertian Integrated Network 
     Integrated Network adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data ,suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas.

2. Keuntungan Integrated Network
  1. Menawarkan kecepatan dan kualitas tinggi dalam pengiriman data, bahkan 10 kali lebih cepat disbanding PSTN.
  2. Efisien dalam satu saluran saja dapat mengirim berbagai jenis layanan (gambar, suara , video) sehingga efisien dalam pemanfaatan waktu
  3. Fleksibel. Single interface untuk terminal bervariasi
  4. Hemat biaya. Hanya membutuhan satu terminal tunggal untuk audio dan video. 
A.  Public Cloud
   model Public Cloud. Model cloud ini menyediakan layanan dalam lingkungan virtualisasi, dibangun dengan menggunakan sumber daya fisik yang bersifat shared, dan dapat diakses dari jaringan publik seperti internet.

Fitur dan Keunggulan dari Public Cloud
  • Skalabilitas: Sumber daya cloud tersedia berdasarkan permintaan. Pelanggan dapat dengan mudah untuk upgrade atau downgrade dengan mudah dan aplikasi yang berjalan padanya tetap dapat merespon dengan lancar serta tidak mengganggu aktivitas.
  • Hemat biaya: Kita tidak perlu lagi untuk menyediakan hardware fisik dan juga membeli aplikasi. Kita tinggal membayar biaya bulanan, untuk besarnya tergantung dari apa yang kita pakai.
  • Kehandalan: Infrastruktur cloud menggunakan banyak data center dengan konfigurasi redundansi, yang berarti ketika ada satu server tidak berjalan, layanan cloud tetap dapat berjalan tanpa masalah dengan server yang tersedia.
  • Fleksibiltas: Layanan public cloud dapat diakses dari berbagai perangkat selama ada koneksi internet.
  • Lokasi tanpa batas: Ketersedia layanan cloud dapat diakses dari mana saja tanpa ada batas lokasi, selama ada koneksi internet.
B. Private Cloud
    Private Cloud sebenarnya sangat mirip dengan on-premises data center yang banyak digunakan sebelum era cloud. Perbedaan antara keduanya adalah Cloud menggunakan software virtualisasi dan automation untuk mengelola infrastruktur seperti Public Cloud. Namun berbeda dengan Public Cloud yang bisa diakses oleh banyak orang atau organisasi, Private Cloud didedikasikan hanya untuk satu organisasi.

Keunggulan dari  Private Cloud
  1. Keamanan : Tidak seperti penggunaan Public Cloud yang bisa digunakan oleh banyak orang. Private Cloud hanya Anda yang akan mengakses. Selain itu, biasanya, perusahaan penyedia cloud juga sudah menyiapkan enkripsi agar tidak mudah ditembus orang lain.
  2. Backup Lebih Baik : Pemilihan Private Cloud juga membuat pikiran Anda lebih tenang. Karena Privat Cloud juga sudah dilengkapi dengan fitur BackUp file yang sangat menguntungkan bagi pelanggannya..
  3. Akses Lebih Mudah : Selain keamanan yang lebih baik, serta backup yang lebih baik. Private Cloud juga akan memanjakan Anda dengan fasilitas yang mudah di akses. Sehingga bila sewaktu-waktu ANda membutuhkan Anda tidak bingung.
  4.  Kinerja Lebih Optimal : Dikarenakan layanan ini khusus untuk Anda, maka Anda akan merasakan betapa optimalnya perangkat yang Anda gunakan. 
C. Hybrid Cloud
    Pengertian hybrid cloud adalah campuran dari public cloud dengan private cloud. Aktivitas yang rahasia tidak akan dilakukan dengan public cloud sedangkan kegiatan rahasia yang dilakukan oleh perusahaan akan diubah menjadi private cloud.  Hybrid cloud ini akan mengelola private cloud dan juga public cloud secara bersama menggunakan tool pada lingkungan cloud yang berbeda.
Keunggulan dari Hybrid Cloud
  • Kemudahan dalam pengembangan sistem bisnis
    Azure menawarkan respons lebih cepat untuk setiap strategi pengembangan sistem bisnis. Pengembang serta ahli TI perusahaan dapat dengan mudah menciptakan program atau aplikasi bisnis, mendapat feedback cepat, serta menghemat biaya untuk pengembangan teknis.
  • Memudahkan kerja tim lewat platform digital
    Menciptakan tim kerja lewat platform digital bisa sulit, karena ada risiko seperti sistem komunikasi yang rumit serta kekeliruan saat memilih anggota tim dengan keahlian khusus. Azure membantu menjembatani anggota tim kerja dengan cepat, mudah, dan praktis, serta memastikan bahwa keahlian setiap anggota sesuai dengan proyek yang dikerjakan.
  • Mendukung kerja sistem yang lebih cepat
    Sistem cloud yang baik harus mampu mendukung eksekusi cepat di berbagai bidang. Azure menawarkan kecepatan dalam hal eksekusi program, penyesuaian skala data, operasi aktivitas bisnis, serta eksekusi program keamanan.
  • Memudahkan pengelolaan data umum dan privat
    Azure Cloud Hybrid menawarkan dua sistem cloud untuk menangani data umum serta privat. Cloud umum digunakan untuk mengelola kegiatan rutin perusahaan yang hanya memerlukan tingkat keamanan rendah, seperti membalas email rutin. Untuk mengelola kegiatan atau data dengan tingkat kerahasiaan tinggi, Anda bisa memilih cloud privat. Dengan pembagian ini, perusahaan bisa menggunakan sistem seefektif mungkin berdasarkan tingkat kepentingan data.
  • Menjaga keamanan data
    Keamanan data adalah salah satu prioritas utama produk Azure. Sistem cloud ini memiliki dukungan keamanan resmi, lengkap dengan staf yang memiliki sertifikasi Microsoft. Sistem Azure juga memiliki pertahanan kuat terhadap malware, virus, dan berbagai ancaman siber lainnya.
 






 

Komentar

Postingan populer dari blog ini